Latest Products
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Pengabdian Masyarakat Reaserch Group Animasi dan Multimedia Interaktif PENS untuk Akar Dewa Jati Situbondo

Pengabdian Masyarakat Reaserch Group Animasi dan Multimedia Interaktif PENS untuk Akar Dewa Jati Situbondo


Situbondo, 4-5 Oktober 2024 - Limbah akar kayu jati yang sering dianggap tak berguna, kini dapat bertransformasi menjadi karya seni bernilai tinggi. Hal ini didukung oleh tim dari Research Group (RG) Animasi dan Multimedia Interaktif Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di UD. Akar Dewa Jati, Kabupaten Situbondo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan karya kriya berbahan dasar akar jati melalui iklan animasi 3D agar bisa menarik perhatian pasar global.

UD. Akar Dewa Jati telah lebih dulu mengembangkan ide pemanfaatan limbah akar kayu jati menjadi produk seni kriya kayu yang unik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dari RG Animasi dan Multimedia Interaktif PENS berupaya membantu memperluas promosi produk-produk tersebut, baik untuk pasar lokal maupun internasional, melalui teknologi animasi dan digital marketing.


Acara yang berlangsung selama dua hari, 4-5 Oktober 2024, diikuti oleh dosen dan mahasiswa yang tergabung di RG Animasi dan Multimedia Interaktif yang bernaung langsung di bawah Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) PENS. Dosen yang terlibat di antaranya adalah Moh. Zikky, S.ST., M.T., Dr.-Ing Hestiasari Rante, S.T., M.Sc., Dwi Susanto, S.ST., M.T., Zakha Maisat Eka Darmawan, S.ST., M.T., dan Rendra Suprobo Aji, S.T., M.T. Mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan ini terdiri dari Fuad Zaki Nurrahman, Ikhsan Nur Alim, Annete Phoebe Jovanca Ompussunggu, dan Muhammad Nafis Ar-Rosyid As-Salam, yang semuanya juga anggota peneliti RG Animasi dan Multimedia Interaktif di Lab Motion Capture Pasca Sarjana lantai 10, ruangan 7 (10.07) PENS.

Rangkaian Acara yang Penuh Semangat

Acara dimulai dengan sambutan dari Dr.-Ing Hestiasari Rante, S.T., M.Sc., yang mewakili RG Animasi dan Multimedia Interaktif, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Innani, S.Pd., perwakilan dari UD. Akar Dewa Jati. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi iklan animasi 3D yang telah dibuat oleh Tim RG. Animasi ini membawa pesan untuk menjaga lingkungan sekaligus mengangkat potensi kerajinan akar kayu jati sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat.

Setelah sesi sosialisasi, peserta diajak mengikuti workshop digital marketing yang dipandu oleh Rendra Suprobo Aji, S.T., M.T., dan dibantu oleh para mahasiswa dari RG tersebut. Workshop ini memberikan pelatihan kepada peserta untuk membuat video promosi menggunakan aplikasi pengedit video yang sederhana dan mudah digunakan pada ponsel Android. Peserta terlihat sangat antusias selama workshop, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul. Hasil video promosi yang dibuat oleh peserta kemudian ditampilkan, memberikan kesempatan belajar secara langsung tentang cara promosi digital yang efektif.


Hasil dan Harapan ke Depan

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara RG Animasi dan Multimedia Interaktif PENS dan UD. Akar Dewa Jati yang diwakili oleh Direktur Akar Dewa Jati Bpk. Homaedy, disertai dengan prosesi pemberian sertifikat kepada perwakilan peserta dan cinderamata sebagai bentuk apresiasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerajinan dari akar kayu jati Situbondo dapat semakin dikenal luas, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga internasional.



Dengan adanya iklan animasi 3D yang dibuat, diharapkan produk-produk dari UD. Akar Dewa Jati semakin dikenal dan diminati, terutama di pasar global. Melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pengrajin lokal, akar kayu yang tadinya dianggap sebagai limbah kini berhasil diubah menjadi karya seni bernilai tinggi yang siap bersaing di pasar internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal.


Situbondo, 4-5 Oktober 2024 - Limbah akar kayu jati yang sering dianggap tak berguna, kini dapat bertransformasi menjadi karya seni bernilai tinggi. Hal ini didukung oleh tim dari Research Group (RG) Animasi dan Multimedia Interaktif Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di UD. Akar Dewa Jati, Kabupaten Situbondo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan karya kriya berbahan dasar akar jati melalui iklan animasi 3D agar bisa menarik perhatian pasar global.

UD. Akar Dewa Jati telah lebih dulu mengembangkan ide pemanfaatan limbah akar kayu jati menjadi produk seni kriya kayu yang unik. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dari RG Animasi dan Multimedia Interaktif PENS berupaya membantu memperluas promosi produk-produk tersebut, baik untuk pasar lokal maupun internasional, melalui teknologi animasi dan digital marketing.


Acara yang berlangsung selama dua hari, 4-5 Oktober 2024, diikuti oleh dosen dan mahasiswa yang tergabung di RG Animasi dan Multimedia Interaktif yang bernaung langsung di bawah Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) PENS. Dosen yang terlibat di antaranya adalah Moh. Zikky, S.ST., M.T., Dr.-Ing Hestiasari Rante, S.T., M.Sc., Dwi Susanto, S.ST., M.T., Zakha Maisat Eka Darmawan, S.ST., M.T., dan Rendra Suprobo Aji, S.T., M.T. Mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan ini terdiri dari Fuad Zaki Nurrahman, Ikhsan Nur Alim, Annete Phoebe Jovanca Ompussunggu, dan Muhammad Nafis Ar-Rosyid As-Salam, yang semuanya juga anggota peneliti RG Animasi dan Multimedia Interaktif di Lab Motion Capture Pasca Sarjana lantai 10, ruangan 7 (10.07) PENS.

Rangkaian Acara yang Penuh Semangat

Acara dimulai dengan sambutan dari Dr.-Ing Hestiasari Rante, S.T., M.Sc., yang mewakili RG Animasi dan Multimedia Interaktif, dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Innani, S.Pd., perwakilan dari UD. Akar Dewa Jati. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi iklan animasi 3D yang telah dibuat oleh Tim RG. Animasi ini membawa pesan untuk menjaga lingkungan sekaligus mengangkat potensi kerajinan akar kayu jati sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat.

Setelah sesi sosialisasi, peserta diajak mengikuti workshop digital marketing yang dipandu oleh Rendra Suprobo Aji, S.T., M.T., dan dibantu oleh para mahasiswa dari RG tersebut. Workshop ini memberikan pelatihan kepada peserta untuk membuat video promosi menggunakan aplikasi pengedit video yang sederhana dan mudah digunakan pada ponsel Android. Peserta terlihat sangat antusias selama workshop, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul. Hasil video promosi yang dibuat oleh peserta kemudian ditampilkan, memberikan kesempatan belajar secara langsung tentang cara promosi digital yang efektif.


Hasil dan Harapan ke Depan

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara RG Animasi dan Multimedia Interaktif PENS dan UD. Akar Dewa Jati yang diwakili oleh Direktur Akar Dewa Jati Bpk. Homaedy, disertai dengan prosesi pemberian sertifikat kepada perwakilan peserta dan cinderamata sebagai bentuk apresiasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan kerajinan dari akar kayu jati Situbondo dapat semakin dikenal luas, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga internasional.



Dengan adanya iklan animasi 3D yang dibuat, diharapkan produk-produk dari UD. Akar Dewa Jati semakin dikenal dan diminati, terutama di pasar global. Melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan pengrajin lokal, akar kayu yang tadinya dianggap sebagai limbah kini berhasil diubah menjadi karya seni bernilai tinggi yang siap bersaing di pasar internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal.

Pengabdian Masyarakat Reaserch Group Animasi dan Multimedia Interaktif PENS untuk Akar Dewa Jati Situbondo
https://i.ytimg.com/vi/lo3NgMmPMOo/default.jpg
Akar Dewa Jati Terpilih sebagai Juara 1 Wirausaha Berorientasi Ekspor Terbaik di Jawa Timur

Akar Dewa Jati Terpilih sebagai Juara 1 Wirausaha Berorientasi Ekspor Terbaik di Jawa Timur


Pemilihan UKM paling berprestasi di Jawa Timur dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur dalam berbagai kategori. Salah satu kategori yang paling prestisius adalah kategori wirausaha berorientasi ekspor. Proses pemilihan peserta UKM berjalan dalam beberapa tahap; mulai dari sosialisasi, survei ke berbagai UKM yang ada di Jawa Timur, seleksi nominasi finalis, sampai dengan Pengumuman Juara dari nominasi-nominasi tersebut.

Dari nominasi yang sudah diseleksi oleh Dinas Koperasi dan UKM Jatim, ditentukanlah Juara 1 sampai Juara 3 beserta Harapan 1 dan Harapan 2. Puji Syukur kehadirat Tuhan YME, UD. Akar Dewa Jati didaulat sebagai Juara 1 UKM terbaik se-Jawa Timur pada kategori prestisius ini. Setelahnya, ada UD. Atthyah dari Kota Mojokerto sebagai Juara 2,darn  Aira Food dari Kab. Malang sebagai Juara 3. Kemudian Juara harapan 1 dan 2 masing-masing diraih oleh KA. Barokah dari Kabupaten Malang dan Bojonegoro Team Creative dari Kab. Bojonegoro. Berikut daftar tangkapan layar yang diperoleh dari akun resmi Dinas Koperasi dan UKM Jatim saat pengumuman pemenang anugerah ini:

Akar Dewa Jati Juara 1

Semoga dengan anugerah Juara 1 dari Dinas Koperasi dan UKM ini semakin menumbuhkan semangat kita untuk terus berbenah dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bahkan bagi negara tercinta kita Indonesia, bahwa hasil kreasi dalam negeri sangat layak bersaing di industri global dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya.

Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu dan mendukung Akar Dewa Jati sehingga dapat anugerah UKM terbaik se Jatim dalam wirausaha ekspor, terutama untuk Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Situbondo yang telah memberikan kesempatan untuk diwakili berkompetisi dengan UKM-UKM terbaik lainnya yang ada di Jawa Timur




Pemilihan UKM paling berprestasi di Jawa Timur dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur dalam berbagai kategori. Salah satu kategori yang paling prestisius adalah kategori wirausaha berorientasi ekspor. Proses pemilihan peserta UKM berjalan dalam beberapa tahap; mulai dari sosialisasi, survei ke berbagai UKM yang ada di Jawa Timur, seleksi nominasi finalis, sampai dengan Pengumuman Juara dari nominasi-nominasi tersebut.

Dari nominasi yang sudah diseleksi oleh Dinas Koperasi dan UKM Jatim, ditentukanlah Juara 1 sampai Juara 3 beserta Harapan 1 dan Harapan 2. Puji Syukur kehadirat Tuhan YME, UD. Akar Dewa Jati didaulat sebagai Juara 1 UKM terbaik se-Jawa Timur pada kategori prestisius ini. Setelahnya, ada UD. Atthyah dari Kota Mojokerto sebagai Juara 2,darn  Aira Food dari Kab. Malang sebagai Juara 3. Kemudian Juara harapan 1 dan 2 masing-masing diraih oleh KA. Barokah dari Kabupaten Malang dan Bojonegoro Team Creative dari Kab. Bojonegoro. Berikut daftar tangkapan layar yang diperoleh dari akun resmi Dinas Koperasi dan UKM Jatim saat pengumuman pemenang anugerah ini:

Akar Dewa Jati Juara 1

Semoga dengan anugerah Juara 1 dari Dinas Koperasi dan UKM ini semakin menumbuhkan semangat kita untuk terus berbenah dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bahkan bagi negara tercinta kita Indonesia, bahwa hasil kreasi dalam negeri sangat layak bersaing di industri global dengan kualitas yang tidak kalah bagusnya.

Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu dan mendukung Akar Dewa Jati sehingga dapat anugerah UKM terbaik se Jatim dalam wirausaha ekspor, terutama untuk Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Situbondo yang telah memberikan kesempatan untuk diwakili berkompetisi dengan UKM-UKM terbaik lainnya yang ada di Jawa Timur



Akar Dewa Jati Terpilih sebagai Juara 1 Wirausaha Berorientasi Ekspor Terbaik di Jawa Timur
https://i.ytimg.com/vi/t_BTKsOKCnE/default.jpg
Kunjungan Wakil Menteri Perindustrian dan perdagangan RI di Akar Dewa Jati Situbondo

Kunjungan Wakil Menteri Perindustrian dan perdagangan RI di Akar Dewa Jati Situbondo


Kedatangan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga yang juga didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagagangan Jatim Bapak Drajat Irawan dan Bupati Situbondo Bapak Karna Suswandi di UD. Akar Dewa Jati Situbondo pada 5 Juni 2021 berlangsung istimewah. Diskusi berbagai hal dari pemetaan potensi di Kabupaten Situbondo sampai hal-hal terkait percepatan ekspor produk asli buatan Indonesia seperti yang ada di Akar Dewa Jati ini. Pak Wamen Jerry melirik beberapa produk unggulan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang dinilai sudah layak ekspor, hanya menurutnya masih ada kelemahan packaging atau pengemasan. 


Dokumentasi saat kunjungan Pak Wamen Perindag RI didampingi Kadisperindag Jatim dan Bupati Situbondo

Agar produk lokal tersebut bisa bersaing di pangsa pasar dunia, Jerry Sambuaga berencana akan memberikan pelatihan kepada para pengusaha di bidang packaging, melalui program pelatihan ekspor milik Kementerian Perdagangan. "Kami punya Balai pelatihan ekspor yang memberikan pelatihan packaging, cleaning, workshop, seminar, sampai pendampingan dalam tata cara melakukan ekspor," ujar Jerry Sambuaga, saat berkunjung ke tempat kerajinan Akar Dewa Jati di Desa/Kecamatan Kendit, Situbondo, Sabtu (5/6/2021). 

Kata Jerry, program pelatihan ekspor memang dikhususkan untuk produk lokal yang ada di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Situbondo. Hal ini dilakukan, untuk mendorong produk-produk lokal yang dinilai punya nilai jual tinggi agar bisa bersaing di level dunia. "Kita petakan apa yang potensial di Situbondo, misalnya kopi, kerajinan dari akar pohon, dan produk lainnya. Secepatnya akan kita tindaklanjuti untuk pelatihannya. Nantinya produk tersebut akan kita pasarkan di 40 negara," bebernya. Pantauan RRI, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan, dan rombongan, ditemani Bupati Situbondo Karna Suswandi, mengunjungi tempat kerajinan akar jati di Desa/Kecamatan Kendit. Kerajinan akar jati ini diproyeksikan untuk mendapatkan pendampingan dari Kementerian Perdagangan, agar bisa bersaing di kancah dunia. Selama ini, ekspor kerajinan dari akar jati berupa furnitur atau perabotan rumah tangga tersebut sudah diekspor ke Asia Timur seperti Jepang dan Korea, sebagaian ke Negara Timur tengah seperti keSaudi Arabia, Australia, dan berbagai negara di Eropa dan Amerika. (Sumber: Berita di rri.co.id)


Kedatangan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga yang juga didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagagangan Jatim Bapak Drajat Irawan dan Bupati Situbondo Bapak Karna Suswandi di UD. Akar Dewa Jati Situbondo pada 5 Juni 2021 berlangsung istimewah. Diskusi berbagai hal dari pemetaan potensi di Kabupaten Situbondo sampai hal-hal terkait percepatan ekspor produk asli buatan Indonesia seperti yang ada di Akar Dewa Jati ini. Pak Wamen Jerry melirik beberapa produk unggulan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang dinilai sudah layak ekspor, hanya menurutnya masih ada kelemahan packaging atau pengemasan. 


Dokumentasi saat kunjungan Pak Wamen Perindag RI didampingi Kadisperindag Jatim dan Bupati Situbondo

Agar produk lokal tersebut bisa bersaing di pangsa pasar dunia, Jerry Sambuaga berencana akan memberikan pelatihan kepada para pengusaha di bidang packaging, melalui program pelatihan ekspor milik Kementerian Perdagangan. "Kami punya Balai pelatihan ekspor yang memberikan pelatihan packaging, cleaning, workshop, seminar, sampai pendampingan dalam tata cara melakukan ekspor," ujar Jerry Sambuaga, saat berkunjung ke tempat kerajinan Akar Dewa Jati di Desa/Kecamatan Kendit, Situbondo, Sabtu (5/6/2021). 

Kata Jerry, program pelatihan ekspor memang dikhususkan untuk produk lokal yang ada di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Situbondo. Hal ini dilakukan, untuk mendorong produk-produk lokal yang dinilai punya nilai jual tinggi agar bisa bersaing di level dunia. "Kita petakan apa yang potensial di Situbondo, misalnya kopi, kerajinan dari akar pohon, dan produk lainnya. Secepatnya akan kita tindaklanjuti untuk pelatihannya. Nantinya produk tersebut akan kita pasarkan di 40 negara," bebernya. Pantauan RRI, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan, dan rombongan, ditemani Bupati Situbondo Karna Suswandi, mengunjungi tempat kerajinan akar jati di Desa/Kecamatan Kendit. Kerajinan akar jati ini diproyeksikan untuk mendapatkan pendampingan dari Kementerian Perdagangan, agar bisa bersaing di kancah dunia. Selama ini, ekspor kerajinan dari akar jati berupa furnitur atau perabotan rumah tangga tersebut sudah diekspor ke Asia Timur seperti Jepang dan Korea, sebagaian ke Negara Timur tengah seperti keSaudi Arabia, Australia, dan berbagai negara di Eropa dan Amerika. (Sumber: Berita di rri.co.id)

Kunjungan Wakil Menteri Perindustrian dan perdagangan RI di Akar Dewa Jati Situbondo
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7XScmE8femU4Kx3TcDg0sX7rd8qHXEKneJXGpuPulAQNfqvQKl44r383_w2gPlv3R70bJ5bxUebIfqZoGImiR6FyPQ1T85c1owOGTwPevh9le_tmA64vTCLMP5FwVXI7jFATwB2YW5phh/s72-w640-c-h288/ADJ+2.jpg
Akar Dewa Jati Tampil Sebagai Juara 2 Kampung Kreasi 2019 Jawa Timur

Akar Dewa Jati Tampil Sebagai Juara 2 Kampung Kreasi 2019 Jawa Timur


Kegiatan Kampung Kreasi Produk Unggulan Jawa Timur 2019  yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim dalam mewujudkan Nawa Bhakti Satya Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berjalan dengan meriah. Acara yang berlangsung mulai tanggal 24-28 April 2019 diawali dengan pembukaan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ir. Mohammad Yasin, M.Si. yang ditandai dengan pemukulan kentungan bersama-sama.
Arumi Baschin berharap melalui pioner kegiatan ini, nanti akan terbentuk one village one product dalam pemberdayaan masyarakat kemudian mampu membuat sektor ekonomi kecil atau UMKM di desa tergerak. Sehingga, dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi desa maupun masyarakatnya. Arumi menambahkan, dengan terbentuknya one village one product tersebut, diharapkan dapat memunculkan kegiatan ekonomi baru di masyarakat yang memberikan nilai tambah dan dapat menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Nilai tambah ini juga akan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat sehingga berkontribusi pada pemeliharaan stablilitas ekonomi,” ungkapnya.


Di hadapan para pelaku UMKM dan BUMdes yang hadir, Arumi menyampaikan bahwa, tantangan ke depan tidaklah mudah. Sama halnya dengan pasar maupun konsumen yang terus berkembang. Akan tetapi, salah satu point penting agar produk bisa bersaing, yakni dengan mengoptimalkan teknologi bagi pelaku UMKM di desa. Perkembangan zaman dan teknologi, menjadikan konsumen kini sudah berbeda dalam memilih dan menentukan produknya. Begitu pula, cara konsumen membelinya. “Maka dari itu, ini merupakan peluang yang sangat baik untuk para wirausahawan khususnya yang ada di desa untuk mengembangkan diri menciptakan produk yang bernilai jual tinggi lewat pemanfaatan teknologi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Jatim, M. Yasin menjelaskan,  Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini dalam rangka untuk mewujudkan Jatim Berdaya dengan cara membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Lewat kegiatan ini, Dinas PMD mencoba untuk memasarkan produk-produk yang selama ini dibina untuk dikenalkan pada pasar dunia nyata. “Jadi Royal Plaza ini adalah dunia nyata, pusat dari pemasaran semua produk. Harapan kami para UMKM Desa bisa mengukur sekaligus menguji seberapa besar kemampuan dan kualitas produk yang dimilikinya untuk bisa dikenal di pasaran,” ungkapnya.
Puji syukur Alhamdulillah, dalam acara bergengsi ini, UD. Akar Dewa Jati mewakili Kabupaten Situbondo Tampil sebagai Juara Favorit ke-2 dengan produk andalannya. Kedepan UD. Akar Jati berharap semoga agenda pemberdayaan seperti ini bisa terus teragendakan dengan baik, agar para UMKM bisa bersama-sama maju dan jadi tuan rumah di negeri sendiri.


Kegiatan Kampung Kreasi Produk Unggulan Jawa Timur 2019  yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim dalam mewujudkan Nawa Bhakti Satya Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak berjalan dengan meriah. Acara yang berlangsung mulai tanggal 24-28 April 2019 diawali dengan pembukaan oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ir. Mohammad Yasin, M.Si. yang ditandai dengan pemukulan kentungan bersama-sama.
Arumi Baschin berharap melalui pioner kegiatan ini, nanti akan terbentuk one village one product dalam pemberdayaan masyarakat kemudian mampu membuat sektor ekonomi kecil atau UMKM di desa tergerak. Sehingga, dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi desa maupun masyarakatnya. Arumi menambahkan, dengan terbentuknya one village one product tersebut, diharapkan dapat memunculkan kegiatan ekonomi baru di masyarakat yang memberikan nilai tambah dan dapat menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Nilai tambah ini juga akan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat sehingga berkontribusi pada pemeliharaan stablilitas ekonomi,” ungkapnya.


Di hadapan para pelaku UMKM dan BUMdes yang hadir, Arumi menyampaikan bahwa, tantangan ke depan tidaklah mudah. Sama halnya dengan pasar maupun konsumen yang terus berkembang. Akan tetapi, salah satu point penting agar produk bisa bersaing, yakni dengan mengoptimalkan teknologi bagi pelaku UMKM di desa. Perkembangan zaman dan teknologi, menjadikan konsumen kini sudah berbeda dalam memilih dan menentukan produknya. Begitu pula, cara konsumen membelinya. “Maka dari itu, ini merupakan peluang yang sangat baik untuk para wirausahawan khususnya yang ada di desa untuk mengembangkan diri menciptakan produk yang bernilai jual tinggi lewat pemanfaatan teknologi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Jatim, M. Yasin menjelaskan,  Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini dalam rangka untuk mewujudkan Jatim Berdaya dengan cara membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Lewat kegiatan ini, Dinas PMD mencoba untuk memasarkan produk-produk yang selama ini dibina untuk dikenalkan pada pasar dunia nyata. “Jadi Royal Plaza ini adalah dunia nyata, pusat dari pemasaran semua produk. Harapan kami para UMKM Desa bisa mengukur sekaligus menguji seberapa besar kemampuan dan kualitas produk yang dimilikinya untuk bisa dikenal di pasaran,” ungkapnya.
Puji syukur Alhamdulillah, dalam acara bergengsi ini, UD. Akar Dewa Jati mewakili Kabupaten Situbondo Tampil sebagai Juara Favorit ke-2 dengan produk andalannya. Kedepan UD. Akar Jati berharap semoga agenda pemberdayaan seperti ini bisa terus teragendakan dengan baik, agar para UMKM bisa bersama-sama maju dan jadi tuan rumah di negeri sendiri.

Akar Dewa Jati Tampil Sebagai Juara 2 Kampung Kreasi 2019 Jawa Timur
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB7SDqHoq2ExrAEN96ZnYxD6WoOgNRPNJ_3V7l2wMDBmWncqNrgUnZOjRKgaVRYebGa7VX-wy3hMNXeJsVD8SBqxZESsgLJeOoaT5QaQLg30ujSmYqWDiF2BVVdj_pQ2dltDmxcQdPiXFr/s72-c/kampungKreasi2019-34jpg.jpg
UD. Akar Dewa Jati dalam Liputan Khusus Program Ragam Indonesia Trans TV

UD. Akar Dewa Jati dalam Liputan Khusus Program Ragam Indonesia Trans TV

Display products hasil kerajinan UD. Akar Dewa Jati Situbondo dalam Liputan Khusus Program Ragam Indonesia Trans TV
Display products hasil kerajinan UD. Akar Dewa Jati Situbondo dalam Liputan Khusus Program Ragam Indonesia Trans TV
UD. Akar Dewa Jati dalam Liputan Khusus Program Ragam Indonesia Trans TV
https://i.ytimg.com/vi/R8GeHh66YBM/default.jpg
Liputan Jejak Si Gundul Trans 7 di UD. Akar Dewa Jati Situbondo

Liputan Jejak Si Gundul Trans 7 di UD. Akar Dewa Jati Situbondo

Proses lengkap dari penggalian limbah kayu jati sampai finishing dan siap pakai. Saksikan dalam liputan Khusus Jejak Si Gundul Trans Corp di UD. Akar Dewa Jati Situbondo
Proses lengkap dari penggalian limbah kayu jati sampai finishing dan siap pakai. Saksikan dalam liputan Khusus Jejak Si Gundul Trans Corp di UD. Akar Dewa Jati Situbondo
Liputan Jejak Si Gundul Trans 7 di UD. Akar Dewa Jati Situbondo
https://i.ytimg.com/vi/iCAbUQBqzVo/default.jpg
Penjualan Asesoris UD. Akar Dewa meningkat menjelang Lebaran

Penjualan Asesoris UD. Akar Dewa meningkat menjelang Lebaran



Menjelang Idul fitri Permintaan pasar terhadap hasil kerajinan UD. Akar Dewa Jati Situbondo terus meningkat. Pernak-pernik dan asesoris kecil menjadi incaran pasar karena bentuknya yang unik, bagus, dan tidak mudah ditemukan di pasar pada umumnya.
Dalam liputan Trans 7 ini, sedikit dipaparkan produk-produk UD. Akar Dewa Jati yang sedang laris manis di pasar nasional khususnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1489 H.


Menjelang Idul fitri Permintaan pasar terhadap hasil kerajinan UD. Akar Dewa Jati Situbondo terus meningkat. Pernak-pernik dan asesoris kecil menjadi incaran pasar karena bentuknya yang unik, bagus, dan tidak mudah ditemukan di pasar pada umumnya.
Dalam liputan Trans 7 ini, sedikit dipaparkan produk-produk UD. Akar Dewa Jati yang sedang laris manis di pasar nasional khususnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1489 H.
Penjualan Asesoris UD. Akar Dewa meningkat menjelang Lebaran
https://i.ytimg.com/vi/TW1xPd_J9vY/default.jpg
UD. Akar Dewa Jati Terpilih Sebagai Juara 1 Dalam BRI UMKM Awards

UD. Akar Dewa Jati Terpilih Sebagai Juara 1 Dalam BRI UMKM Awards

MALANG KOTA – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) punya cara untuk merangsang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang. Salah satunya lewat pemberian reward dalam agenda BRI UMKM Awards di halaman luar Stadion Gajayana kemarin (20/5).
Pemberian penghargaan dibagi atas empat kategori. Yakni start up, ritel, mikro, dan teras usaha mahasiswa. Setiap pemenang dari masing-masing kategori itu mendapatkan uang pembinaan hingga puluhan juta rupiah dari BRI.
Adapun pelaku UMKM yang meraih juara I yaitu: Kepepet (kategori start up), Tenun Kediri Medali Emas (ritel), UD Akar Dewa Jati (mikro), dan Keripik Talas Karisma (teras usaha mahasiswa).
Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RI Braman Setyo menaruh apresiasi kepada BRI yang sudah memberikan reward kepada pelaku UMKM. ”Inilah kepedulian untuk pelaku usaha. Berikan motivasi kepada UMKM sekaligus menunjukkan bahwa BRI punya komitmen yang kuat dalam hal akses pembiayaan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Braman juga memuji program Parade UMKM yang digelar BRI di halaman luar Stadion Gajayana, sejak Jumat lalu (19/5). ”Harapannya, yang seperti ini terus berlangsung hingga akhir tahun. Ini sinergi bagus untuk mendorong usaha mereka agar makin besar,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, Parade UMKM bakal memasuki hari terakhir di hari ini (21/5). Selain pameran yang menampilkan produk-produk dari 120 pelaku usaha, Parade UMKM juga diisi sejumlah pelatihan.
Di antaranya mulai pukul 10.00, ada pelatihan membatik yang digelar Batik Celaket. Acara itu berlanjut dengan gelaran fashion show batik.

(Sumber: Radar Kota Malang - http://www.radarmalang.id/bri-beri-penghargaan-pelaku-umkm/ )
MALANG KOTA – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) punya cara untuk merangsang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang. Salah satunya lewat pemberian reward dalam agenda BRI UMKM Awards di halaman luar Stadion Gajayana kemarin (20/5).
Pemberian penghargaan dibagi atas empat kategori. Yakni start up, ritel, mikro, dan teras usaha mahasiswa. Setiap pemenang dari masing-masing kategori itu mendapatkan uang pembinaan hingga puluhan juta rupiah dari BRI.
Adapun pelaku UMKM yang meraih juara I yaitu: Kepepet (kategori start up), Tenun Kediri Medali Emas (ritel), UD Akar Dewa Jati (mikro), dan Keripik Talas Karisma (teras usaha mahasiswa).
Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RI Braman Setyo menaruh apresiasi kepada BRI yang sudah memberikan reward kepada pelaku UMKM. ”Inilah kepedulian untuk pelaku usaha. Berikan motivasi kepada UMKM sekaligus menunjukkan bahwa BRI punya komitmen yang kuat dalam hal akses pembiayaan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Braman juga memuji program Parade UMKM yang digelar BRI di halaman luar Stadion Gajayana, sejak Jumat lalu (19/5). ”Harapannya, yang seperti ini terus berlangsung hingga akhir tahun. Ini sinergi bagus untuk mendorong usaha mereka agar makin besar,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, Parade UMKM bakal memasuki hari terakhir di hari ini (21/5). Selain pameran yang menampilkan produk-produk dari 120 pelaku usaha, Parade UMKM juga diisi sejumlah pelatihan.
Di antaranya mulai pukul 10.00, ada pelatihan membatik yang digelar Batik Celaket. Acara itu berlanjut dengan gelaran fashion show batik.

(Sumber: Radar Kota Malang - http://www.radarmalang.id/bri-beri-penghargaan-pelaku-umkm/ )
UD. Akar Dewa Jati Terpilih Sebagai Juara 1 Dalam BRI UMKM Awards
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5YfM6K7FKDSWJ4dKsd0xlNG57st2g2GVK1gQZQRc7BN7Wg-VsECm-sg6WdDrjChosEvjzvHtIDrbDjvCPIEoLDBKhFqooNyvUAU-oi3txgoFSSK7K8-RNCRmhOuvuH1OXnx3g6H_GlYQ5/s72-c/pentas_penghargaan.jpg
Kunjungan Keluarga Besar Civitas Akademika MAN 3 Malang ke UD. Akar Dewa

Kunjungan Keluarga Besar Civitas Akademika MAN 3 Malang ke UD. Akar Dewa

Keluarga Besar Civitas Akademika MAN 3 Malang Berkunjung ke tempat produksi UD. Akar Dewa. Para siswa dan guru MAN 3 Malang ini berkunjung untuk mengetahui proses produksi kerajinan dari bahan mentah sampai finishing. Mereka berkeliling ke rumah produksi kami, dari proses pemotongan dan pembentukan di gudang sampai ke showroom untuk melihat hasil yang telah melalui proses finishing. Mereka berkunjung untuk mengetahui proses pembuatan kerajinan-kerajinan antik kami..



Memang semua harus bisa bersinergi dg baik, lembaga pendidikan, industri kreatif, ataupun stakeholder lain seperti pemerintah daerah, aparat keamanan, BLK, dst.
Terima kasih teman-teman dari MAN 3 Malang yg sudah berkunjung ke rumah kami di desa. Industri rumah kami Akar Dewa Jati juga masih belajar dan terus berusaha berkontribusi semaksimal mungkin untuk masyarakat sekitar dan berusaha menghasilkan karya terbaik untuk pasar domestik maupun mancanegara..


Semoga bermanfaat...

Keluarga Besar Civitas Akademika MAN 3 Malang Berkunjung ke tempat produksi UD. Akar Dewa. Para siswa dan guru MAN 3 Malang ini berkunjung untuk mengetahui proses produksi kerajinan dari bahan mentah sampai finishing. Mereka berkeliling ke rumah produksi kami, dari proses pemotongan dan pembentukan di gudang sampai ke showroom untuk melihat hasil yang telah melalui proses finishing. Mereka berkunjung untuk mengetahui proses pembuatan kerajinan-kerajinan antik kami..



Memang semua harus bisa bersinergi dg baik, lembaga pendidikan, industri kreatif, ataupun stakeholder lain seperti pemerintah daerah, aparat keamanan, BLK, dst.
Terima kasih teman-teman dari MAN 3 Malang yg sudah berkunjung ke rumah kami di desa. Industri rumah kami Akar Dewa Jati juga masih belajar dan terus berusaha berkontribusi semaksimal mungkin untuk masyarakat sekitar dan berusaha menghasilkan karya terbaik untuk pasar domestik maupun mancanegara..


Semoga bermanfaat...

Kunjungan Keluarga Besar Civitas Akademika MAN 3 Malang ke UD. Akar Dewa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQy7-ukPNZH3HPtyhNNI45q5LrOIAmNbHVH7XngAmwc10cHd3-bBiwN2WIZNx-e3h3YUEy6GI_ev5VtLNmlQq0szng6Bs_az6pdMKdR6mS83PQuGV84QxDRrhnvrvYUCDPjagzfFmBopN-/s72-c/17098664_10208622959600265_461435293393205466_n.jpg
Kalender Gratis Full 12 Bulan UD. Akar Dewa

Kalender Gratis Full 12 Bulan UD. Akar Dewa

Bagi anda yang belum memiliki tanggalan Tahun 2015, silahkan download gratis tanggalan kami,
Semoga Bermanfaat dan Semoga di Tahun 2015 ini Senantiasa Membawa Kejayaan serta Keberkahan Bisnis Anda..


Bagi anda yang belum memiliki tanggalan Tahun 2015, silahkan download gratis tanggalan kami,
Semoga Bermanfaat dan Semoga di Tahun 2015 ini Senantiasa Membawa Kejayaan serta Keberkahan Bisnis Anda..


Kalender Gratis Full 12 Bulan UD. Akar Dewa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8F8fpQHA6kod6Mr70DjIvxfgPFhLTlwARIXWYmJ0p_K1ud60s2tZHJN79RyCpwPgtkDWIPayvaNQz8n6GbszogNUU9BxVTdOothFnecC4C_duUXK1_gfATLbnUyjteJyCgVBa1-huGDMS/s72-c/Kalender+2015+UD.AkarDewa.jpg
Akar Dewa hadir sebagai Official Exhibitor di Java Furniture Fair 2014

Akar Dewa hadir sebagai Official Exhibitor di Java Furniture Fair 2014

Pagelaran akbar produk furniture dan kerajinan nasional masih menjadi salah satu daya tarik utama “buyers” mancanegara saat melakukan kunjungannya ke Indonesia (http://www.javafurniturefair.com/).

Kali ini pagelaran tersebut dihelat di Gedung Grand City Kota Surabaya yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur pada tangga l3-17 Agustus 2014.

UD. Akar Dewa hadir sebagai exhibitor dan menjadi satu-satunya duta dari disperindag Kab. Situbondo di ajang tersebut. Akar Dewa menempati stan nomor27 dan hadir dengan produk-produk akar jati unggulannya seperti kursi dan meja box, kursi bar, aneka tempat buah, dan lain-lain.

Diluar perkiraan stok barang, produk-produk tersebut mendapat respon positif yang luar biasa dari para pengunjung. Dalam dua hari saja, stok di stan sudah terjual habis, dan mau-tidak mau harus menambah stok barang lagi yang harus diangkut dari Situbondo menuju Surabaya untuk menyempurnakan rangkaian acara yang masih tersisa 3 hari lagi. Sampai selesai acara, tidak ada satu barang pun yang tersisa dan kembali ke gudang UD. Akar Dewa.

Begitulah produk, jika produk yang kita inginkan mempunyai daya saing tinggi dan respon yang positif dari pembeli/buyers, maka diperlukan upaya pengembangan design, kualitas dan optimalisasi jaringan pemasaran untuk bisa eksis serta berkembang, baik di pasar domestik maupun global. (http://www.javafurniturefair.com/)
Pagelaran akbar produk furniture dan kerajinan nasional masih menjadi salah satu daya tarik utama “buyers” mancanegara saat melakukan kunjungannya ke Indonesia (http://www.javafurniturefair.com/).

Kali ini pagelaran tersebut dihelat di Gedung Grand City Kota Surabaya yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur pada tangga l3-17 Agustus 2014.

UD. Akar Dewa hadir sebagai exhibitor dan menjadi satu-satunya duta dari disperindag Kab. Situbondo di ajang tersebut. Akar Dewa menempati stan nomor27 dan hadir dengan produk-produk akar jati unggulannya seperti kursi dan meja box, kursi bar, aneka tempat buah, dan lain-lain.

Diluar perkiraan stok barang, produk-produk tersebut mendapat respon positif yang luar biasa dari para pengunjung. Dalam dua hari saja, stok di stan sudah terjual habis, dan mau-tidak mau harus menambah stok barang lagi yang harus diangkut dari Situbondo menuju Surabaya untuk menyempurnakan rangkaian acara yang masih tersisa 3 hari lagi. Sampai selesai acara, tidak ada satu barang pun yang tersisa dan kembali ke gudang UD. Akar Dewa.

Begitulah produk, jika produk yang kita inginkan mempunyai daya saing tinggi dan respon yang positif dari pembeli/buyers, maka diperlukan upaya pengembangan design, kualitas dan optimalisasi jaringan pemasaran untuk bisa eksis serta berkembang, baik di pasar domestik maupun global. (http://www.javafurniturefair.com/)
Akar Dewa hadir sebagai Official Exhibitor di Java Furniture Fair 2014
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdtgfMkHpVCrzm8os-SN1G4g3tCVhu0LN7Wpl1Yf2ONashu37iO0NgHVIBTWB_jlrmMViqu3xiyoEGCvoOgGxgkA_NK7As3YNM-mVOWRL458noBjxBtFkEU7ADQIn2Xo4mICC6LvkV8KuE/s72-c/Java_Furniture_Fair_2014.jpg
Liputan Detik.com: Akar Kayu Jati Disulap Jadi Perabotan Cantik

Liputan Detik.com: Akar Kayu Jati Disulap Jadi Perabotan Cantik

Situbondo - Perabotan rumah lumrahnya menggunakan bahan dari papan kayu. Namun, tidak demikian dengan yang dikembangkan Homaedi. Pria 38 tahun itu mampu menjadikan akar kayu jati menjadi aneka perabotan rumah yang cantik.

Limbah kayu itulah yang disulap menjadi lemari, meja, kursi, vas bunga, rak buah, asbak, dan perabotan lainnya. Hasil kerajinan Homaedi yang dirintis sejak tahun 1998 itu, kini sudah mampu menembus pasaran benua Amerika dan Eropa, seperti Kanada, Prancis, dan Italia.

Selain itu, wisatawan asal Asia, seperti Jepang, juga banyak yang tertarik mengoleksi hasil kerajinan Homaedi.

"Awalnya saya memasarkan sendiri di Bali. Sasaran saya wisatawan mancanegara. Butuh waktu sekitar 2 tahun untuk bisa menembus pasar luar (internasional, red)," kata Homaedi saat ditemui di rumahnya, di Jalan Raya Desa/Kendit, Situbondo, Selasa (27/12/2011).

Suami Inani Zakia (34) tidak pernah menyangka usahanya akan berkembang pesat. Sebab, usaha tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Homaedi menyayangkan banyaknya limbah kayu jati yang tidak dimanfaatkan para pengusaha meubel di Situbondo. Dari situlah, terbersit dibenak Homaedi untuk mengolah limbah kayu jati tersebut jadi kerajinan cantik.

"Modal awal saya hanya Rp 600 ribu. Itupun hasil pinjam dari teman. Sekarang alhamdulillah, omset usaha ini bisa mencapai Rp 100 juta per bulan. Saya juga sudah menggunakan pekerja sebanyak 21 orang, serta 30 perkeja musiman," sambung pria berperawakan kurus itu.

Selain dari Situbondo, bahan baku akar jati diperoleh dari wilayah Ngawi dan Bojonegoro. Cukup mudah untuk mendapatkan bahan baku tersebut. Karena hingga kini masih sedikit pengrajin akar kayu jati. Limbah kayu itu kemudian diolahnya hingga menjadi aneka perabot rumah tangga.

"Harganya bervariasi dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah per unit. Misalnya satu unit bufet. Saya jual seharga Rp 1,5 juta, tetapi rekanan biasanya menjualnya lagi ke turis seharga Rp 4 juta per unit," tukasnya.

(fat/fat)

Sumber: http://surabaya.detik.com/read/2011/12/27/072806/1800016/475/akar-kayu-jati-disulap-jadi-perabotan-cantik
Situbondo - Perabotan rumah lumrahnya menggunakan bahan dari papan kayu. Namun, tidak demikian dengan yang dikembangkan Homaedi. Pria 38 tahun itu mampu menjadikan akar kayu jati menjadi aneka perabotan rumah yang cantik.

Limbah kayu itulah yang disulap menjadi lemari, meja, kursi, vas bunga, rak buah, asbak, dan perabotan lainnya. Hasil kerajinan Homaedi yang dirintis sejak tahun 1998 itu, kini sudah mampu menembus pasaran benua Amerika dan Eropa, seperti Kanada, Prancis, dan Italia.

Selain itu, wisatawan asal Asia, seperti Jepang, juga banyak yang tertarik mengoleksi hasil kerajinan Homaedi.

"Awalnya saya memasarkan sendiri di Bali. Sasaran saya wisatawan mancanegara. Butuh waktu sekitar 2 tahun untuk bisa menembus pasar luar (internasional, red)," kata Homaedi saat ditemui di rumahnya, di Jalan Raya Desa/Kendit, Situbondo, Selasa (27/12/2011).

Suami Inani Zakia (34) tidak pernah menyangka usahanya akan berkembang pesat. Sebab, usaha tersebut berawal dari ketidaksengajaan. Homaedi menyayangkan banyaknya limbah kayu jati yang tidak dimanfaatkan para pengusaha meubel di Situbondo. Dari situlah, terbersit dibenak Homaedi untuk mengolah limbah kayu jati tersebut jadi kerajinan cantik.

"Modal awal saya hanya Rp 600 ribu. Itupun hasil pinjam dari teman. Sekarang alhamdulillah, omset usaha ini bisa mencapai Rp 100 juta per bulan. Saya juga sudah menggunakan pekerja sebanyak 21 orang, serta 30 perkeja musiman," sambung pria berperawakan kurus itu.

Selain dari Situbondo, bahan baku akar jati diperoleh dari wilayah Ngawi dan Bojonegoro. Cukup mudah untuk mendapatkan bahan baku tersebut. Karena hingga kini masih sedikit pengrajin akar kayu jati. Limbah kayu itu kemudian diolahnya hingga menjadi aneka perabot rumah tangga.

"Harganya bervariasi dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah per unit. Misalnya satu unit bufet. Saya jual seharga Rp 1,5 juta, tetapi rekanan biasanya menjualnya lagi ke turis seharga Rp 4 juta per unit," tukasnya.

(fat/fat)

Sumber: http://surabaya.detik.com/read/2011/12/27/072806/1800016/475/akar-kayu-jati-disulap-jadi-perabotan-cantik
Liputan Detik.com: Akar Kayu Jati Disulap Jadi Perabotan Cantik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKzmmttU7YZgEDXjEbjKn6Mio-152e0tfEZZp0HHMBEuQ6-knAWwkXzHWYG6LWvYJMfwioAnQlOXLy_gNt-6Cz0x8VzE6O1snxhj1x88jabjlDf1CaIf4Zv6SvOz5l4uHzrmhyPIB9W2Fc/s72-c/akar-jati--D.JPG
Liputan Harian Surya: Rejeki Limbah Kayu Tak Pernah Lapuk

Liputan Harian Surya: Rejeki Limbah Kayu Tak Pernah Lapuk


Dengan mengandalkan kreativitas yang dimiliki, menurut Homaidi (38), warga desa Bugemen, Kecamatan Kendit ini, ternyata kayu pohon asam bisa menghasilkan produk kerajinan yang tidak kalah bagus dengan hasil kerajinan dari bahan baku limbah kayu jati.
Sebenarnya, diakui Homaidi, untuk mendapatkan bahan baku pengganti kayu jati ini juga tidak mudah. Karena ia harus mencari hingga keluar Kabupaten Situbondo.
“Saya sempat mencari-cari, akhirnya kayu pohon asam ini kami datangkan dari Pulau Madura. Sekarang lebih enak karena bahan baku kerajinan ini sudah langsung diantar sampai rumah,” ujar Homaidi, saat ditemui di rumahnya, pekan lalu.
Berbekal modal sebesar Rp 600.000, pria dua anak ini pun nekat merintis usaha kerajinan limbah kayu pada 1997 silam. “Saat itu semua pengerjaan masih menggunakan peralatan tradisional dan berjalan hingga dua tahun. Tetapi, meski memakai peralatan tradisional, hasil kerajinannya tidak kalah bagus dan indah dibanding produk yang dihasilkan menggunakan tenaga mesin,” jelasnya.
Produk yang dihasilkan dan banyak diminati antara lain, mangkok buah, vas bunga, produk peralatan rumahtangga dan meja lesehan. Harga produk kerajinan yang dipatok Homaidi bervariasi, tergantung motif dan ukurannya. Misalnya, untuk mangkok buah ukuran besar, ia berani jual Rp 70.000-85.000 per buah, sedang mangkok bintang dan tempat air mineral ditawarkan Rp 40.000.
Berkat keuletan dan kesabarannya, Homaidi yang mempekerjakan 28 karyawan itu, kini memasok secara rutin hasil kerajinannya di beberapa kota besar. “Semua produk yang saya buat diantaranya memenuhi pesanan dari Jogjakarta dan Bali,” tutur pria yang merekrut tenaga kerja dari warga sekitar dan mendatangkan pekerja dari luar kabupaten. Dalam sepekan, omzet penjualan hasil kerajinan dari kedua kota itu mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.
Seiring berjalannya waktu dan gencarnya permintaan, Homaidi mengaku terpaksa menanggalkan peralatan tradisional dan beralih menggunakan peralatan mesin. Selain efeketif dan cepat, penggunaan peralatan modern ini diharapkan mampu memenuhi target hasil produsksinya.
“Kalau masih pakai alat tradisonal, jelas tidak mampu. Apalagai pesanan mencapai ribuan buah per bulan,” tukas Homaidi, yang berharap ada perhatian serius dari Pemkab Situbondo terhadap perajin limbah kayu.

(Liputan koran Surya kolom "Usaha Kreatif UMK Jawa Timur" pada tgl.27 Maret 2011)

Dengan mengandalkan kreativitas yang dimiliki, menurut Homaidi (38), warga desa Bugemen, Kecamatan Kendit ini, ternyata kayu pohon asam bisa menghasilkan produk kerajinan yang tidak kalah bagus dengan hasil kerajinan dari bahan baku limbah kayu jati.
Sebenarnya, diakui Homaidi, untuk mendapatkan bahan baku pengganti kayu jati ini juga tidak mudah. Karena ia harus mencari hingga keluar Kabupaten Situbondo.
“Saya sempat mencari-cari, akhirnya kayu pohon asam ini kami datangkan dari Pulau Madura. Sekarang lebih enak karena bahan baku kerajinan ini sudah langsung diantar sampai rumah,” ujar Homaidi, saat ditemui di rumahnya, pekan lalu.
Berbekal modal sebesar Rp 600.000, pria dua anak ini pun nekat merintis usaha kerajinan limbah kayu pada 1997 silam. “Saat itu semua pengerjaan masih menggunakan peralatan tradisional dan berjalan hingga dua tahun. Tetapi, meski memakai peralatan tradisional, hasil kerajinannya tidak kalah bagus dan indah dibanding produk yang dihasilkan menggunakan tenaga mesin,” jelasnya.
Produk yang dihasilkan dan banyak diminati antara lain, mangkok buah, vas bunga, produk peralatan rumahtangga dan meja lesehan. Harga produk kerajinan yang dipatok Homaidi bervariasi, tergantung motif dan ukurannya. Misalnya, untuk mangkok buah ukuran besar, ia berani jual Rp 70.000-85.000 per buah, sedang mangkok bintang dan tempat air mineral ditawarkan Rp 40.000.
Berkat keuletan dan kesabarannya, Homaidi yang mempekerjakan 28 karyawan itu, kini memasok secara rutin hasil kerajinannya di beberapa kota besar. “Semua produk yang saya buat diantaranya memenuhi pesanan dari Jogjakarta dan Bali,” tutur pria yang merekrut tenaga kerja dari warga sekitar dan mendatangkan pekerja dari luar kabupaten. Dalam sepekan, omzet penjualan hasil kerajinan dari kedua kota itu mencapai Rp 100 juta hingga Rp 150 juta.
Seiring berjalannya waktu dan gencarnya permintaan, Homaidi mengaku terpaksa menanggalkan peralatan tradisional dan beralih menggunakan peralatan mesin. Selain efeketif dan cepat, penggunaan peralatan modern ini diharapkan mampu memenuhi target hasil produsksinya.
“Kalau masih pakai alat tradisonal, jelas tidak mampu. Apalagai pesanan mencapai ribuan buah per bulan,” tukas Homaidi, yang berharap ada perhatian serius dari Pemkab Situbondo terhadap perajin limbah kayu.

(Liputan koran Surya kolom "Usaha Kreatif UMK Jawa Timur" pada tgl.27 Maret 2011)
Liputan Harian Surya: Rejeki Limbah Kayu Tak Pernah Lapuk
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz9pmTTDv8rWIMQxLytCkgg8epZyC9BLB6l4gGlc0qQmHqGYW0lkfOdU-uKLof1_qhZKs4zaYq9zXQXAkdElsI7bWKogQEhl3WIBcKzM_iIWWhSROgQW5J95xrZgSbgaS_t86KGO-vyOf2/s72-c/Akardewa_surya_tgl.27032011.jpg
Liputan Antara News di Halaman Ekonomi & Bisnis

Liputan Antara News di Halaman Ekonomi & Bisnis


AKAR JATI. Homaedy (33) memperlihatkan tempat buah kerajinannya yang terbuat dari akar kayu jati di UD. Akar Dewa, Kendit, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (17/4). Berbagai macam kerajinan dari akar kayu jati seperti tempat buah, kursi, meja dijual mulai Rp.45.000 - Rp.4 juta/buah dan di ekspor ke negara Italia, Jepang serta Korea. FOTO ANTARA/Seno S./ed/pd/11.


AKAR JATI. Homaedy (33) memperlihatkan tempat buah kerajinannya yang terbuat dari akar kayu jati di UD. Akar Dewa, Kendit, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (17/4). Berbagai macam kerajinan dari akar kayu jati seperti tempat buah, kursi, meja dijual mulai Rp.45.000 - Rp.4 juta/buah dan di ekspor ke negara Italia, Jepang serta Korea. FOTO ANTARA/Seno S./ed/pd/11.

Liputan Antara News di Halaman Ekonomi & Bisnis
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDsGIC1YU6ietCL1ONIOanpwFwUkrlRPx5b_YbOSeMtzb2sZu2Ck9eF43Md9sSGki0cJIYI3D_M2kSCT1An5_XiKSXm0nDRnEPm7Bw3ajXOKAvQFRBopZNX_3U-1cJOzW0BbO9W0yFiVE4/s72-c/antara_akarDewa.jpg
Stan UD. Akar Dewa Jati di Nusa Dua Fiesta 2009

Stan UD. Akar Dewa Jati di Nusa Dua Fiesta 2009

Nusa Dua Fiesta 2009, merupakan salah satu  even promosi pariwisata  terbesar di Bali yang dilaksanakan setiap tahun di Kawasan Pariwisata  Nusa Dua. Dalam perjalanannya  event yang dulu bernama ” Festival Nusa Dua ” dan kini telah berubah namanya menjadi Nusa Dua Fiesta. Pelaksanaan Nusa Dua Fiesta 2009, akan bertempat di Peninsula Island Kawasan Pariwisata  Nusa Dua tanggal 2 – 6 Oktober 2009. Nusa Dua  Fiesta merupakan event tahunan yang bergengsi dan memiliki reputasi yang baik sebagai sarana media promosi yang cukup efektif bagi berbagai Propinsi, kabupaten/kota di Indonesia karena posisinya yang   strategis dan  di kelolah menjadi sebuah produk unggulan dan daya tarik utama Kawasan Pariwisata  Nusa Dua, yang bisa disandingkan sebagai ” The Window World ” nya Indonesia.  Dimana animo peserta Nusa Dua Fiesta dari tahun  ke tahun terus mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan bahwa Nusa Dua Fiesta  kini muncul sebagai salah satu event  ” The Great Tourism Exhibition ” di Bali bahkan di Indonesia.

Tak ketinggalan, UD. Akar Dewa Jati mendirikan stan promosi dibawah promosi Kabupaten Situbondo. Produk Akar Dewa Jati langsung diserbu turis mancanegara, karena produknya yg unik, asesoris yg ringan dan harganya yg terjangkau.

Kegiatan Nusa Dua Fiesta  2009 ini,   merupakan komitmen kami PT. BTDC dan seluruh pemilik hotel-hotel dikawasan Nusa Dua untuk mempromosikan Nusa Dua – Bali dan Nusantara pada umumnya keseluruh dunia antara lain :
1.Mempromosikan Kawasan Nusa Dua
  yang saat ini bukan saja memiliki kamar kamar hotel, tetapi juga beragam Daya Tarik seperti Musium lukisan asia Pacific satu satunya di Indonesia, Balon Udara berpenumpang yang Pertama di Indonesia, Lown Bowling, lapangan Golf, Anti Aging Clinic dan Spa modern bertaraf internasional serta fasilitas hotel baru yaitu St. Regis Nusa Dua.  Ditengah tengah kawasan yang hijau dan pantai yang menawan
2.Memelihara image Bali, dan mempromosikan bahwa Indonesia ini memang penuh dengan pesona budaya yang beraneka ragam, suatu kekayaan yang luar biasa

Harapan kami tentunya meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan jumlah devisa untuk kesejahteraan masyarakat.
Meskipun tujuan utama Nusa Dua Fiesta adalah untuk promosi, event ini juga bermanfaat mendorong masyarakat seniman untuk terus berkreasi mengembangkan Seni - seni pertunjukan baru yang menarik dan dinikmati oleh para wisatawan, dengan tetap memelihara jati diri Bangsa indonesia
Kami juga berharap melalui event ini dapat memberikan hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat dan para wisatawan yang kebetulan atau sengaja datang ke Bali,

Nusa Dua Fiesta ke XIII mengambil thema Segara Lelanguan yang bercerita dengan  pelestaraian lingkungan, khususnya kelautan, sesuai dengan konsep Kawasan Nusa Dua yang bewawasan lingkungan. Pelaksanaan Nusa Dua Fiesta 2009, berlangsung selama 5 (lima) hari mulai dari  tanggal 2  s/d 6 Oktober 2009, dengan kegiatan  Culture – Musik - Sport – Competition -  Exhibition sebagai berikut :


1.Peed Agung
  Peed Agung merupakan  parade yang melibatkan kreatifitas dari pemilik hotel, masyarakat   seniman Bali, dan partisipasi dari 49 kabupaten dan propinsi terpilih dari Indonesia maupun seniman di Bali dan Hotel-hotel di Kawasan Pariwisata Nusa Dua.

2.Pertunjukan dan tontonan wisata
  Merupakan kreasi Seni pertunjukan, bukan saja    dari   propinsi Bali, tetapi juga pilihan dari  propinsi  atau Kabupaten lain  di Indonesia.

3.Nusa Dua Golf Turnamen

4.Kompetisi seni
  Meliputi : lomba foto, lomba membentuk patung pasir, lomba melukis, lomba mengukir buah, lomba karaoke dan sebagainya

5.Exhibisi
  Nusa Dua Fiesta 2009 menampilkan berupa  food & beverage
  murah dari hotel hotel, Art & Handicraft, serta pameran obyek wisata yang  menarik dari berbagai propinsi di Indonesia.

6.Musik dan entertaiment  lainnya

7.Green Camp
  Edukasi dan Partisipasi dari masing masing hotel telah memberikan penyuluhan masalah sampah dan lingkungan ke banjar banjar dan sekolah2 disekitar Nusa dua, serta kegiatan yang dipandu langsung oleh : Penyiar Dik Doang kepada ratusan murid – murid SD di lingkungan Desa Adat Bualu.

8.Peserta Nusa Dua Fiesta 2009 Pemda, BUMN dan Pemerintah Pusat dan Sektor  Swasta

Nusa Dua Fiesta 2009, merupakan salah satu  even promosi pariwisata  terbesar di Bali yang dilaksanakan setiap tahun di Kawasan Pariwisata  Nusa Dua. Dalam perjalanannya  event yang dulu bernama ” Festival Nusa Dua ” dan kini telah berubah namanya menjadi Nusa Dua Fiesta. Pelaksanaan Nusa Dua Fiesta 2009, akan bertempat di Peninsula Island Kawasan Pariwisata  Nusa Dua tanggal 2 – 6 Oktober 2009. Nusa Dua  Fiesta merupakan event tahunan yang bergengsi dan memiliki reputasi yang baik sebagai sarana media promosi yang cukup efektif bagi berbagai Propinsi, kabupaten/kota di Indonesia karena posisinya yang   strategis dan  di kelolah menjadi sebuah produk unggulan dan daya tarik utama Kawasan Pariwisata  Nusa Dua, yang bisa disandingkan sebagai ” The Window World ” nya Indonesia.  Dimana animo peserta Nusa Dua Fiesta dari tahun  ke tahun terus mengalami peningkatan, hal ini menunjukkan bahwa Nusa Dua Fiesta  kini muncul sebagai salah satu event  ” The Great Tourism Exhibition ” di Bali bahkan di Indonesia.

Tak ketinggalan, UD. Akar Dewa Jati mendirikan stan promosi dibawah promosi Kabupaten Situbondo. Produk Akar Dewa Jati langsung diserbu turis mancanegara, karena produknya yg unik, asesoris yg ringan dan harganya yg terjangkau.

Kegiatan Nusa Dua Fiesta  2009 ini,   merupakan komitmen kami PT. BTDC dan seluruh pemilik hotel-hotel dikawasan Nusa Dua untuk mempromosikan Nusa Dua – Bali dan Nusantara pada umumnya keseluruh dunia antara lain :
1.Mempromosikan Kawasan Nusa Dua
  yang saat ini bukan saja memiliki kamar kamar hotel, tetapi juga beragam Daya Tarik seperti Musium lukisan asia Pacific satu satunya di Indonesia, Balon Udara berpenumpang yang Pertama di Indonesia, Lown Bowling, lapangan Golf, Anti Aging Clinic dan Spa modern bertaraf internasional serta fasilitas hotel baru yaitu St. Regis Nusa Dua.  Ditengah tengah kawasan yang hijau dan pantai yang menawan
2.Memelihara image Bali, dan mempromosikan bahwa Indonesia ini memang penuh dengan pesona budaya yang beraneka ragam, suatu kekayaan yang luar biasa

Harapan kami tentunya meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan jumlah devisa untuk kesejahteraan masyarakat.
Meskipun tujuan utama Nusa Dua Fiesta adalah untuk promosi, event ini juga bermanfaat mendorong masyarakat seniman untuk terus berkreasi mengembangkan Seni - seni pertunjukan baru yang menarik dan dinikmati oleh para wisatawan, dengan tetap memelihara jati diri Bangsa indonesia
Kami juga berharap melalui event ini dapat memberikan hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat dan para wisatawan yang kebetulan atau sengaja datang ke Bali,

Nusa Dua Fiesta ke XIII mengambil thema Segara Lelanguan yang bercerita dengan  pelestaraian lingkungan, khususnya kelautan, sesuai dengan konsep Kawasan Nusa Dua yang bewawasan lingkungan. Pelaksanaan Nusa Dua Fiesta 2009, berlangsung selama 5 (lima) hari mulai dari  tanggal 2  s/d 6 Oktober 2009, dengan kegiatan  Culture – Musik - Sport – Competition -  Exhibition sebagai berikut :


1.Peed Agung
  Peed Agung merupakan  parade yang melibatkan kreatifitas dari pemilik hotel, masyarakat   seniman Bali, dan partisipasi dari 49 kabupaten dan propinsi terpilih dari Indonesia maupun seniman di Bali dan Hotel-hotel di Kawasan Pariwisata Nusa Dua.

2.Pertunjukan dan tontonan wisata
  Merupakan kreasi Seni pertunjukan, bukan saja    dari   propinsi Bali, tetapi juga pilihan dari  propinsi  atau Kabupaten lain  di Indonesia.

3.Nusa Dua Golf Turnamen

4.Kompetisi seni
  Meliputi : lomba foto, lomba membentuk patung pasir, lomba melukis, lomba mengukir buah, lomba karaoke dan sebagainya

5.Exhibisi
  Nusa Dua Fiesta 2009 menampilkan berupa  food & beverage
  murah dari hotel hotel, Art & Handicraft, serta pameran obyek wisata yang  menarik dari berbagai propinsi di Indonesia.

6.Musik dan entertaiment  lainnya

7.Green Camp
  Edukasi dan Partisipasi dari masing masing hotel telah memberikan penyuluhan masalah sampah dan lingkungan ke banjar banjar dan sekolah2 disekitar Nusa dua, serta kegiatan yang dipandu langsung oleh : Penyiar Dik Doang kepada ratusan murid – murid SD di lingkungan Desa Adat Bualu.

8.Peserta Nusa Dua Fiesta 2009 Pemda, BUMN dan Pemerintah Pusat dan Sektor  Swasta

Stan UD. Akar Dewa Jati di Nusa Dua Fiesta 2009
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoF5SgvZKD6f_cIWSv5uyKOh5XdmPXW5-JqCvfwcMR9j3nCFF7z6tm4NumZBBZRgLbnfJMZl5bivhz9eyQ69vA6Dd8K-VD8FWJWMEbUscTZH0j-a2pSRNtgWvFAyaeLlmnkzwPB928WIk/s72-c/20181125_203345.jpeg
UD. Akar Dewa Jati Ikut Semarakkan The 10th Majapahit Travel Fair 2009

UD. Akar Dewa Jati Ikut Semarakkan The 10th Majapahit Travel Fair 2009



Majapahit Travel Fair (MTF) telah menjadi kebanggaan Pemerintah Propinsi Jawa Timur menunjukkan kesuksesannya pada setiap penyelenggaraan. Hal tersebut semakin memantabkan kedudukan event tersebut sebagai kegiatan pariwisata tahunan tetap Jawa Timur. MTF adalah wahana yang tepat untuk sarana  mempromosikan potensi pariwisata Jawa Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Majapahit Travel Fair ke - 10 diselenggarakan pada tanggal 22 -26 Mei 2009 bersamaan dengan peringatan HUT Kota Surabaya ke 716 sehingga dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan MTF tentu akan lebih semarak. Konsistensi penyelenggaraan MTF yang memfasilitasi pertemuan bisnis antara para pemain industri pariwisata Jawa Timur dan luar propinsi Jawa Timur selaku seller dengan industri pariwisata luar negeri dan luar Jawa Timur selaku buyer pada acara Travel Exchange (Travex) dalam bentuk Table Top Business Meeting, akan sangat membantu para pelaku bisnis pariwisata domestik, regional bahkan internasional dalam menentukan agenda promosinya (Dikutip dari http://www.majapahittravelfair.com/)

Produk UD. Akar Dewa Jati yang juga ikut menjadi peserta expo pada acara ini dipamerkan pada stan kabupaten situbondo, stan yg sebagian banyak diisi oleh kerajinan akar jati dan pernak-pernik kerajinan hasil pantai tersebut berada pada pojok sisi kiri dari arah pintu masuk Gramedia Expo Surabaya (Tempat dilangsungkannya acara Majapahit Travel Fair ke - 10).

Acara begitu semarak dengan dibukanya acara tersebut oleh Wk.Guberbur Jatimyang juga diiringi oleh penampilan kesenian-kesenian daerah. Ditambah dengan membludaknya peserta expo yang tidak hanya dari Jawa Timur, namun juga dari berbagai daerah di Seluruh Indonesia. Tampak beberapa stan yang berasala dari luar Jawa Timur seperti Bali, Kupang,Jogja, Jakarta dan lainnya.
Semoga Majapahit Travel Fair ini terus bisa lebih baik kedepan dan menjadi sebuah media pameran dan bisnis spektakuler di Jawa Timur khususnya. Serta menjadi media promosi seni, budaya dan kerajinan masyarakat Jawa Timur yang sangat indah dan memikat siapapun jika kita menyaksikannya dalam sebuah arena layaknya The 10th Majapahit Travel Fair ini.


Majapahit Travel Fair (MTF) telah menjadi kebanggaan Pemerintah Propinsi Jawa Timur menunjukkan kesuksesannya pada setiap penyelenggaraan. Hal tersebut semakin memantabkan kedudukan event tersebut sebagai kegiatan pariwisata tahunan tetap Jawa Timur. MTF adalah wahana yang tepat untuk sarana  mempromosikan potensi pariwisata Jawa Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Majapahit Travel Fair ke - 10 diselenggarakan pada tanggal 22 -26 Mei 2009 bersamaan dengan peringatan HUT Kota Surabaya ke 716 sehingga dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan MTF tentu akan lebih semarak. Konsistensi penyelenggaraan MTF yang memfasilitasi pertemuan bisnis antara para pemain industri pariwisata Jawa Timur dan luar propinsi Jawa Timur selaku seller dengan industri pariwisata luar negeri dan luar Jawa Timur selaku buyer pada acara Travel Exchange (Travex) dalam bentuk Table Top Business Meeting, akan sangat membantu para pelaku bisnis pariwisata domestik, regional bahkan internasional dalam menentukan agenda promosinya (Dikutip dari http://www.majapahittravelfair.com/)

Produk UD. Akar Dewa Jati yang juga ikut menjadi peserta expo pada acara ini dipamerkan pada stan kabupaten situbondo, stan yg sebagian banyak diisi oleh kerajinan akar jati dan pernak-pernik kerajinan hasil pantai tersebut berada pada pojok sisi kiri dari arah pintu masuk Gramedia Expo Surabaya (Tempat dilangsungkannya acara Majapahit Travel Fair ke - 10).

Acara begitu semarak dengan dibukanya acara tersebut oleh Wk.Guberbur Jatimyang juga diiringi oleh penampilan kesenian-kesenian daerah. Ditambah dengan membludaknya peserta expo yang tidak hanya dari Jawa Timur, namun juga dari berbagai daerah di Seluruh Indonesia. Tampak beberapa stan yang berasala dari luar Jawa Timur seperti Bali, Kupang,Jogja, Jakarta dan lainnya.
Semoga Majapahit Travel Fair ini terus bisa lebih baik kedepan dan menjadi sebuah media pameran dan bisnis spektakuler di Jawa Timur khususnya. Serta menjadi media promosi seni, budaya dan kerajinan masyarakat Jawa Timur yang sangat indah dan memikat siapapun jika kita menyaksikannya dalam sebuah arena layaknya The 10th Majapahit Travel Fair ini.
UD. Akar Dewa Jati Ikut Semarakkan The 10th Majapahit Travel Fair 2009
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHwcrFya_gjSrz8FWgc2J68tjdquxPwfuB-Qp5vGMAhXGzsU4yHjbZgX4TDWuQ-o3XFjb23VB1J2e1AMqunuk0ms2EzNCMZpUZhV5zJ_IsQwZu3loyUyjfyqcgQgIXoYqVIfQCarg7stl3/s72-c/Majapahit+Travel+Fair+2009.jpg
 
Copyright © 2019. UD. Akar Dewa Jati - All Rights Reserved